Kamis, 05 Maret 2020

ternyata, Fastfood is Badfood :((


Hai semuaa, kali ini aulia akan ajak pembaca semuanya untuk bahas tentang hal yang pasti siapapun tau yaituu fastfood, bukan sekedar tau ya, malah kita adalah salah satu dari sekian banyak pecinta fastfood. karna hal itulah, aulia rasa hal ini sangat penting untuk dibahas. Daripada lama-lama, yaudah yuk kita bahass

1. Apa sih fastfood itu?
Jadi menurut wikipedia, fastfood adalah istilah untuk makanan yang dapat disiapkan dan dilayankan dengan cepat. Sementara makanan apapun yang dapat disiapkan dengan segera dapat disebut makanan siap saji, biasanya istilah ini merujuk kepada makanan yang dijual di sebuah restoran atau toko dengan persiapan yang berkualitas rendah dan dilayankan kepada pelanggan dalam sebuah bentuk paket untuk dibawa pergi. Istilah "makanan siap saji" diakui dalam bahasa kamus bahasa Inggris Merriam-Webster pada 1951.

2. Jadi, contoh dari fastfood ini apa aja?
Ini nih contohnya teman-teman, pasti juga udah pada tau kan hehehe
1. Kentang goreng


Kentang goreng merupakan makanan ringan yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Tapi, makanan satu ini tetap dianggap buruk bila orang terlalu sering mengonsumsinya.
2. Hot dog

Roti berlapiskan daging sapi berukuran panjang dicampur dengan sedikit mayones, saus sambal, dan saus tomat ini pun memiliki kandungan yang tidak menyehatkan untuk tubuh. Hot dog secara langsung berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes.
3. Donat

Donat polos tidak mengandung banyak kalori, dan tidak membahayakan tubuh Anda. Tapi, sekarang ini donat telah memiliki banyak varian rasa, dan mengandung banyak gula.
4. Bacon

Bacon terkandung natrium yang tinggi. Tiga potongan daging saja sudah sangat berbahaya, karena mengandung sodium sangat tinggi.
5. Keripik kentang
Keripik kentang lebih berbahaya untuk kesehatan karena rata-rata individu rutin mengonsumsinya dalam jumlah yang sangat besar.
6. Es krim
Es krim memang sangat nikmat bila dikonsumsi ketika cuaca sedang terik-teriknya. Tapi, es krim mengandung banyak kalori dan gula yang tidak kalah banyaknya dari sebotol minuman soda.
7. Stick keju
Keju sendiri tidak begitu membahayakan bagi kesehatan. Namun akan menjadi masalah bila keju ini sudah dicampurkan dengan tepung roti dan digoreng.
8. Burger

Hamburger merupakan makanan cepat saji dengan nilai gizi yang sangat sedikit, dan sarat dengan segala sesuatu yang buruk bagi kesehatan. Burger yang tersedia di restoran cepat saji pun telah dikaitkan dengan obesitas, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.
9. Nugget ikan
Nugget ikan kerap diberikan orangtua ke anak-anaknya. Ini jelas melanggar aturan, dan tidak baik bila terlalu sering diberikan. Ingat, ikan yang sudah diolah rata-rata mengandung banyak bahan pengawet, apalagi bila digoreng.
10. Pizza
Pizza yang dicampur dengan banyak keju, daging, saus, dengan bahan lainnya, mengandung 600 kalori per slice-nya. Sebab, makanan itu mengandung lemak jenuh, sodium, dan karbohidrat yang tinggi.

3. Boleh ga si, kita mengonsumsi fastfood?
Prof. Ali coba menjelaskan mengenai seberapa sering tubuh Anda masih boleh menerima fast food. Menurut dia, pada kebanyakan masyarakat Indonesia, mereka yang mengonsumsi fast food adalah mereka yang sengaja pergi ke pusat perbelanjaan. Nah, intensitas masyarakat ke mal sendiri sekitar sekali dalam dua minggu atau bahkan sekali dalam sebulan.
Tapi, ada baiknya, sambung Prof. Ali, ketika Anda hari ini mengonsumsi fast food, sebisa mungkin besoknya tidak mengonsumsi fast food lagi. Walau panganan yang dikonsumsi terbilang lebih rendah kalori, tetap saja sangat disarankan.
"Jadi, makan fast food itu boleh, tapi disarankan paling banyak sekali dalam sebulan. Masih ditoleransi," tambahnya.
Jadiiiii, boleh kok konsumsi fastfood, tapi bolehnya cuma satu sekali sebualn  yaa, bukan satu kali seharii
4. Apa ajasih akibat kalo kita mengonsumsi fastfood berlebihan?
1. Obesitas
Fast food yang tinggi kalori dan gula dapat meningkatkan berat badan meskipun hanya dimakan dalam jumlah yang sedikit. Orang yang suka mengonsumsi fast food biasanya tidak menyukai buah dan sayur dan pola makan tidak sehat tersebutlah yang menyebabkan obesitas. Obesitas juga menyebabkan sesak, mengi, asma, dan gangguan tidur dengan kesulitan bernapas.
2. Darah tinggi dan penyakit kardiovaskular
Gula tambahan tidak mempunyai nilai gizi tetapi tinggi kalori dan meningkatkan berat badan. Tinggi natrium dapat meningkatkan tekanan darah dan pembesaran jantung, selain itu juga meningkatkan risiko batu ginjal, penyakit ginjal, dan kanker lambung. Tinggi kolesterol dan darah tinggi merupakan faktor risiko utama stroke dan penyakit jantung.
3. Gangguan pada sisten saraf sentral
Fast food diketahui dapat memicu sakit kepala akibat garam, nitrat, atau MSG. Selain itu juga berhubungan dengan depresi. Suatu penelitian menyebutkan bahwa semakin banyak mengonsumsi fast food, maka semakin tinggi risiko terhadap depresi.
4. Gangguan pada kulit dan tulang
Tinggi karbohidrat pada fast food meningkatkan kadar gula darah yang memicu jerawat. Dan tinggi natrium meningkatkan risiko osteoporosis (tulang keropos).
5. Aterosklerosis
Tinggi kolesterol dan lemak jenuh dapat membuat dinding pembuluh darah menjadi sempit dan mengganggu aliran darah dan oksigen yang disebut aterosklerosis, lalu menyebabkan serangan jantung dan stroke.
6. Diabetes melitus atau penyakit gula
Berat badan lebih, obesitas, tekanan darah tinggi, dan peningkatan kadar gula darah semuanya berhubungan dengan diabetes melitus.
7. Kanker
Fast food yang dapat menaikkan berat badan dapat memicu kanker. Peningatan risiko kanker juga akibat kurangnya konsumsi serat dan zat gizi lain yang berperan bagi kesehatan. 
8. Kerusakan pada hati
Kerusakan pada hati disebabkan perlemakan pada hati sehingga menyebabkan kerusakan permanen dan inflamasi.
9. Membuat ketagihan
Fast food mengandung zat aditif yang membuat ketagihan dan merangsang untuk terus dimakan sesering mungkin.

Jadi teman-teman, kesimpulan dari pembahasan kita kali ini adalah fastfood ternyata merupakan makanan yang jahat bagi tubuh kita. Kita bukannya tidak boleh mengonsumsinya, tapi kita harus membatasi konsumsi fastfood ini. Disarankan agar mengonsumsinya hanya satu kali dalam sebulan agar kita terhindar dari beberapa dampak berbahaya tadi. Sekian dulu pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat untuk semuanya. Terimakasih telah membaca😆
See you in next blog👋👋👋



Referensi

AULIA ERID ANGELICA
1911213004
TUGAS PENGENALAN APLIKASI KOMPUTER A2
 

Fastfood is Badfood Template by Ipietoon Cute Blog Design